Mengenai Saya

Foto saya
Hidup itu Pilihan.. Antara Bahagia dan Sedih :)

Jumat, 24 Januari 2014

Tugas 3 Pengantar Telematika



1. Jelaskan salah satu metode yang digunakan untuk mengamankan layanan Telematika!
    
    Jawab:

    Contoh metode untuk pengamanan terhadap layanan telematika (Jaringan Komputer) salah satu yaitu dengan cara: Autentikasi (Pengenalan). Autentikasi yaitu proses pengenalan peralatan, system operasi, kegiatan, aplikasi dan identitas user yang terhubung dengan jaringan computer. Autentikasi dimulai pada saat user login ke jaringan dengan cara memasukkan password.

2. Jelaskan menurut pendapat masing-masing tentang salah satu contoh kasus yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari mengenai gangguan yang muncul dalam mengakses layanan Telematika! 

    Jawab:

    Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Secara tidak langsung virus bisa saja tiba-tiba masuk atau menempel di dalam suatu flashdisk atau di dalam komputer/laptop ketika mendownload suatu software atau media lainnya baik berupa lagu, film atau file dokumen dari sebuah website atau mendapatkan langsung dari warnet yang setiap harinya juga banyak manusia yang berinteraksi dengan beberapa komputer di warnet tersebut dengan beragam macam hal yg dilakukan. 

3. Apa perbedaan metode pengamanan layanan telematika antara perangkat yang menggunakan kabel dengan perangkat wireless?

    Jawab:
    Cara pengamanan layanan telematika yang dilihat dari aspek jaringan computer yang menggunakan kabel atau wirelese itu ada 4 yaitu :

A.  Layanan Informasi

      Pengertian layanan informasi adalah penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya. Informasi dapat disajikan dalam berbagai format seperti: teks, gambar, audio, maupun video.
Beberapa contoh dari layanan informasi adalah :
a. M – Commerce
b. GPS
c. News and weather
d. Telematik Terminal
e. Jasa pelayanan internet
f. Informasi lalu lintas terbaru


B.  Layanan Keamanan
      Layanan keamanan adalah suatu yang sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudahterhapus atau hilang. Sistem dari keamanan ini juga membantu untuk mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus. Keamanan jaringan di sini adalah memberikan peningkatan keamanan tertentu untuk jaringan serta untuk memantau dan memberikan informasi jika sesuatu berjalan tidak seharusnya.

Layanan ini dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Peningkatan keamanan jaringan ini dapat dilakukan terhadap :


a. Rahasia (privacy)
Dengan banyak pemakai yang tidak dikenal pada jaringan menyebabkan penyembunyian data yang sensitive menjadi sulit.


b. Keterpaduan data (data integrity)
Karena banyak node dan pemakai berpotensi untuk mengakses system komputasi, resiko korupsi data adalah lebih tinggi.

c. Keaslian (authenticity)
Hal ini sulit untuk memastikan identitas pemakai pada system remote, akibatnya satu host mungkin tidak mempercayai keaslian seorang pemakai yang dijalankan oleh host lain.

d. Convert Channel
Jaringan menawarkan banyak kemungkinan untuk konstruksi convert channel untuk aliran data, karena begitu banyak data yang sedang ditransmit guna menyembunyikan pesan.

Keamanan dapat didefinisikan sebagai berikut :
a. Integrity
Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
b. Confidentiality
Mensyaratkan bahwa informasi (data) hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki
wewenang.
c. Authentication
Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi dapat diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat tidak palsu.
d. Availability
Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
e. Nonrepudiation
Mensyaratkan bahwa baik pengirim maupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.

C.  Layanan Context - Aware - Event Base

      Context Aware atau istilah lainnya context-awareness diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994, dengan gagasan yang menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat.
Istilah context-awareness mengacu kepada kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user.
Sebagai contoh : ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer.
Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:
a. The acquisition of context
Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.

b. The abstraction and understanding of context
Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.

c. Application behaviour based on the recognized context
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.

D.  Layanan Perbaikan Sumber

Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umunya.
Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal.
Kebutuhan akan SDM dapat dilihat dari bidang ekonomi dan bidang politik, yaitu :
a.  Dilihat dari bidang ekonomi
     Pengembangan telematika ditujukan untuk peningkatan kapasitas ekonomi, berupa peningkatan kapasitas industry produk barang dan jasa.
 
b. Dilihat dari bidang politik
    Bagaimana telematika memberikan kontribusi pada pelayanan public sehingga menghasilkan dukungan politik.
Dari kedua bidang tersebut diatas kebutuhan terhadap telematika akan dilihat dari dua aspek, yaitu:
1. Pengembangan peningkatan kapasitas industry.
2. Pengembangan layanan publik.
Sasaran utama dalam upaya pengembangan SDM telematika yaitu sebagai berikut :
-  Peningkatan kinerja layanan public yang memberikan akses yang luas terhadap peningkatan
   kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan transparasi sebagai katalisator  
   pembangaunan.
-  Literasi masyarakat di bidang teknologi telematika yang terutama ditujukan kepada old generator
   dan today generation sebagai peningkatan, dikemukakan oleh Tapscott.

Sumber:

1.      http://willybadawihardjono.blogspot.com/2014/01/tugas.html 
2.      http://chaerani-azis.blogspot.com/2013/01/tugas-3-pengantar-telematika_16.html 

Selasa, 31 Desember 2013

Membuat WBS Dengan Contoh Penulisan Ilmiah



WBS merupakan kependekan dari Work Breakdown Structure. WBS adalah suatu metode pengorganisaian proyek menjadi struktur pelaporan hierarakis. WBS digunakan untuk melakukan Breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail.hal ini dimaksudkan agar proses perencanaan proyek memiliki tingkat yang lebih baik.

Manfaat dari Work Breakdown Structure (WBS)
WBS sangat penting dalam perencanaan project. Dengan WBS kita akan menuliskan tahapan-tahapan project secara mendetail. Dari tahapan-tahapan yang kita tuliskan kita kemudian akan menganalisa kebutuhan SDM (Sumber Daya Manusia) dan sumber-sumber daya lainnya seperti tempat, fasilitas, alat-alat yang diperlukan. Dari analisa sumber daya-sumber daya ini kemudian kita bisa tentukan total waktu yang dibutuhkan. Dari total waktu yang dibutuhkan dan pemakaian sumber-sumber daya lainnya kita bisa menentukan biaya project. Biaya project ditambah dengan keuntungan yang ingin kita peroleh maka didapatkan harga project.

Berikut adalah Manfaat dari Work Breakdown Structure (WBS) :
1. Mengurangi kompleksitas
2. Fasilitas penjadwalan dan pengendalian
3. Estimasi Biaya (Cost Estimation)
4. Penyusunan anggaran (Cost Budgeting)
5. Perencanaan manajemen Risiko (Risk Management Planning)
6. Identifikasi aktivitas(Activity Definition)

Struktur WBS adalah:
Struktur dalam WBS mendefinisikan tugas-tugas yang dapat diselesaikan secara terpisah dari tugas-tugas lain, memudahkan alokasi sumber daya, penyerahan tanggung jawab, pengukuran dan pengendalian proyek. Pembagian tugas menjadi sub tugas yang lebih kecil tersebut dengan harapan menjadi lebih mudah untuk dikerjakan dan diestimasi lama waktunya.

Ada empat macam bentuk dasar dari WBS yang biasa digunakan dalam proses pembuatan aplikasi penggajian, yaitu :
1. Hirarki
Struktur navigasi hirarki sering disebut struktur navigasi bercabang, yaitu merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data atau gambar pada layer dengan kriteria tertentu. Tampilan pada menu utama disebut master page (halaman utama satu), halaman tersebut mempunyai halaman percabangan yang disebut slave page (halaman pendukung) dan jika dipilih akan menjadi halaman kedua, begitu seterusnya.
2. Linier
Struktur navigasi linier merupakan struktur yang mempunyai satu rangkaian cerita berurutan. Struktur ini menampilkan satu demi satu tampilan layer secara berurutan menurut aturannya.
3. Non Linear
Struktur navigasi non liniar (tidak terurut) merupakan pengembangan dari struktur navigasi liniar, hanya saja pada struktur ini diperkenankan untuk membuat percabangan. Percabangan pada struktur non liniar berbeda dengan percabangan pada struktur hirarki, pada struktur ini kedudukan semua page sama, sehingga tidak dikenal adanya master atau slave page.
4. Campuran (Composite)
Struktur navigasi campuran (composite) merupakan gabungan dari struktur sebelumnya dan disebut juga struktur navigasi bebas, maksudnya adalah jika suatu tampilan membutuhkan percabangan maka dibuat percabangan. Struktur ini paling banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi multimedia.

Pada penulisan ini saya akan menjelaskan WBS pada Penulisan Ilmiah yang saya buat beberapa bulan lalu. Pada penulisan saya tersebut saya membuat website toko online berjudul "Pembuatan Website E-Commerce Untuk Toko Online Bro N Sis Shop Dengan Menggunakan Joomla 1.5, PHP,MySQL dan Apache".

Dan untuk membuat aplikasi tersebut saya melakukan langkah-langkah yang terstruktur agar aplikasi tersebut selesai dengan baik. Pertama yang saya lakukan yaitu membuat suatu konsep dengan cara menentukan aplikasi atau website seperti apa yang ingin saya buat terlebih dahulu dan menentukan tema dari website tersebut. Langkah selanjutnya yaitu membuat struktur navigasi website yang akan saya buat. Setelah itu langkah selanjutnya saya merancang tampilan desain website dan listing program di Joomla yang kemudian diteruskan dengan mengupload data website lewat hosting dan membeli domain. Apabila semuanya telah terselesaikan maka langkah terakhir yaitu mencoba Website tersebut.

Berikut ini merupakan contoh pengaplikasian WBS pada penulisan saya kali ini:


Dan berikut ini merupakan struktur navigasi penulisan ilmiah saya: 
A. Struktur Navigasi Admin


B. Struktur Navigasi User


 
Sumber:
http://yohanes89.blogspot.com/2010/11/cara-membuat-wbs-work-breakdown-system.html

Sabtu, 16 November 2013

Tugas 2 Pengantar Telematika


1. Jelaskan tentang perkembangan jaringan komputer sebagai sarana yg digunakan dalam proses telematika baik yg menggunakan kabel maupun yang tanpa kabel!
Jawab:

Seiring dengan perkembangan zaman semakin berkembang juga sarana teknologi atau jaringan komputer yang menggunakan kabel seperti modem yang disambungkan ke PC Komputer untuk dapat menghubungkan internet baik melalui internet berbayar atau internet prabayar melalui telepon dan tanpa kabel seperti wireless/wifi  yang biasa dipasangkan di tempat-tempat umum atau disambungkan melalui modem yg juga menyambungkan internet dengan wifi.
2. Apa keuntungan dan kerugian :
a.       Teknologi peer-to-peer
b.      Teknologi client-server
Berikan contoh komunikasi baik yang peer to peer maupun yang client-server
Jawab:
a.       Keuntungan Teknologi peer-to-peer:
1.      Efisien
2.      Karena tidak memerlukan server
3.      Instalasi mudah dilakukan
Kerugian Teknologi peer-to-peer:
1.      User harus dilatih untuk bisa menjadi admin
2.      Keamanan kurang terjamin
3.      Tidak untuk network skala besar

b.      Keuntungan Teknologi client server:
1.      Terpusat: Resource dan keamanan data terkontrol melalui server
2.      Mempunyai skala: Satu atau semua elemen bisa diganti bergantung pada kebutuhan
3.      Fleksibel:  Teknologi baru dengan mudah dapat diintegrasikan ke dalam sistem
4.      Interoperability:  Semua komponen (client,jaringan atau server) bekerja bersama-sama
5.      Mudah di akses: Server dapat diakses dari jauh dan melewati multiple platform
Kerugian Teknologi client server:
1.      Harga atau biaya: Karena memerlukan investasi awal yang lumayan besar
2.      Perawatan: Jaringan besar akan membutuhkan seorang staf untuk mengefisienkan operasi
3    3. Jelaskan menurut pendapat masing-masing tentang perkembangan teknologi wireless yang meliputi hardware, sistem operasi dan program aplikasi yang digunakan pada perangkat wireless!
Jawab:

WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX di antara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah tanda sertifikasi untuk produk-produk yang lulus tes cocok dan sesuai dengan standar IEEE 802.16. WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang menyediakan hubungan jalur lebar dalam jarak jauh. WiMAX merupakan teknologi broadband yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga membawa isu open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX layak diaplikasikan untuk ‘last mile’ broadband connections, backhaul, dan high speed enterprise.
Yang membedakan WiMAX dengan Wi-Fi adalah standar teknis yang bergabung di dalamnya. Jika WiFi menggabungkan standar IEEE 802.11 dengan ETSI (European Telecommunications Standards Intitute) HiperLAN sebagai standar teknis yang cocok untuk keperluan WLAN, sedangkan WiMAX merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan standar ETSI HiperMAN. Standar keluaran IEEE banyak digunakan secara luas di daerah asalnya, Amerika, sedangkan standar keluaran ETSI meluas penggunaannya di daerah Eropa dan sekitarnya. Untuk membuat teknologi ini dapat digunakan secara global, maka diciptakanlah WiMAX. Kedua standar yang disatukan ini merupakan standar teknis yang memiliki spesifikasi yang sangat cocok untuk menyediakan koneksi berjenis broadband lewat media wireless atau dikenal dengan BWA.
Dua kekuatan pendorong dari internet modern adalah ‘broadband’ dan ‘wireless’. Standar WiMAX menggabungkan keduanya sehingga memberikan kecepatan tinggi untuk akses broadband internet melalui koneksi wireless (nirkabel). Karena dapat digunakan pada jarak yang relatif jauh, WiMAX efektif digunakan sebagai solusi untuk menyediakan broadband ke rumah-rumah, dan untuk menciptakan “hot spot” di tempat-tempat seperti bandara atau kampus. Berdasarkan IEEE 802.16 Air Interface Standard, WiMax memberikan arsitektur point-to-multipoint, sehingga membuatnya menjadi metode ideal bagi operator untuk menyediakan broadband ke lokasi dimana koneksi kabel dinilai sulit atau mahal.WiMAX juga dapat menjadi solusi untuk menyediakan broadband di daerah pedesaan di mana koneksi kabel kecepatan tinggi belum tersedia. Koneksi WiMAX juga bisa dikonversi ke standar kabel atau nirkabel Local Area Network (LAN). Walaupun merupakan teknologi wireless, namun tidak seperti beberapa teknologi wireless lainnya, WiMAX tidak memerlukan lokasi ‘source’ dan ‘endpoint’ harus berhadapan langsung, dan memiliki jangkauan pelayanan hingga 50 kilometer. WiMAX data rate untuk penggunaan bersama mampu mencapai kecepatan hingga 70Mbps yang cukup untuk melayani seribu rumah dengan akses internet kecepatan tinggi. WiMAX memiliki beberapa keunggulan dibandingkan WiFi, sebuah teknologi nirkabel yang sama, karena menawarkan jangkauan yang lebih besar serta bandwidth lebih efisien.
Pada akhirnya, WiMAX bisa digunakan untuk menyediakan konektivitas ke seluruh kota dan dapat pula digunakan oleh laptop untuk memberikan tambahan mobilitas bagi pengguna. WiMax memerlukan menara, mirip dengan menara ponsel, yang terhubung ke internet menggunakan standar kabel koneksi berkecepatan tinggi, seperti T3 line. Tapi sebagai lawan dari Internet Service Provider tradisional (ISP), yang membagi bandwidth antara pelanggan melalui kabel, WiMAX menggunakan microwave link untuk merangkai jaringan. Karena WiMAX tidak tergantung pada kabel untuk menghubungkan masing-masing endpoint, pembangunan jaringan WiMAX bisa dilakukan dalam beberapa hari sehingga menghemat waktu dan biaya.

Sumber:
- http://id.wikipedia.org/wiki/WiMAX
- http://www.amazine.co/17454/apa-itu-wimax-prinsip-kerja-kelebihan-wimax/
- rhezaagusta.wordpress.com